berbagi cinta & makna

berbagi, berlari, hingga ajal menjemput diri

Terlalu Murah

Terlalu murah. Saat terbiasa membayar peserta untuk aksi jalanan dengan mangatusewuan. Lalu berpikir demikian pula jika ada aksi lain yg bukan dia lakukan. 
Terlalu murah. Mangatus ewu itu tak seberapa. Rugi kalau datang berduyun ke sana hanya ngarep itu. Sedang waktu seharian ngisi pelatihan atau seminar bisa dapat berlipat2 dari itu. Tapi tetap semuanya terlalu murah. Karena ada yang mampu memberikan harga sangat tinggi untuk aksi, sampai nolnya nggak kehitung. Siapa? Ah, kok kamu jadi kepo juga πŸ˜€

Terlalu murah. Lha yg berhalangan gak bisa datang aksi 411 aja banyak yg baper mellow karena saking sedihnya nggak bisa ikut. Lalu ada yang menitipkan uang, atau makanan, atau obat2an. Tapi tetap saja sedih bukan kepalang. Ada tukang bakso di kalimantan yg meliburkan dagangannya beberapa hari lalu terbang ke jakarta dengan biaya sendiri. Nyuwun sewu, kalau ngarep mangatus ewu ya terlalu murah. Buat ongkos pesawatnya aja berapa? Ada rombongan tunanetra yg berjalan beriringan di tengah menyemutnya massa. Lah padahal rawan tertubruk peserta lainnya. Ada banyak keajaiban yang sulit dijelaskan. Untuk apa datang? Dan jawabannya ada di hati, yang masih mencintai kitab suci. Tak akan bisa dijelaskan, oleh hati yang tak merasai.

Terlalu murah. Jika aksi lain pada hari sabtu ini ternyata menebar sampah, menduduki taman, juga ada absen untuk jatah pulang. Ya biarlah. Memang tidak untuk dibandingkan.Pun jika media2 nasional tak memberitakan tentang sampah yang berserakan, hari ini. Biarkan. Karena ada media lain yang mampu merekam semuanya dengan lebih dahsyat, di akhirat. Media yang tak bisa disumpal mulutnya sekalipun dengan trilyunan. Siapa berani menyuap media milik Tuhan?

Semua yang dilakukan di aksi 411 sudah kita niatkan lillah, billah. Menjaga kebersihan. Saling berbagi bekal. Tidak merusak rumah ibadah. Tidak menginjak taman. Mengutamakan anak2 & kaum perempuan. Itulah (sebagian kecil) tuntunan Islam. Itu adab perang yang Nabi ajarkan. Jadi tidak perlu kita bandingkan. Kita cuma mencoba mengamalkan.

Ohya, jangan kaget dulu dengar kata perang. Karena perang jaman sekarang nggak pakai senapan dan meriam. Tapi pakai pasal hukum dan media. Perang pemikiran, perang informasi. Meski perang, tetap disana ada adab yang harus dijunjung tinggi. 

Satu lagi. Antara taat beragama dengan bhinneka tunggal ika bukan dikotomis. Bukan musuh bebuyutan. Kita berkawan. Seorang yang taat beragama tetap mampu menjunjung kebhinnekaan. Sst, gini2 saya dulu langganan juara LCT P4 dari jaman SMP-SMA. Seluruh pasal UUD 45 hingga penjelasannya saya apal luar kepala. Juga 36 butir2 pancasila, uapal sampai sekarang. Njenengan apal nggak? πŸ˜€

Seorang yg berbhinneka tunggal ika juga tetap mampu menjadi pemeluk agama yg taat. Tak harus Islam. Ada 6 agama yg diakui kan ya di negara kita tercinta ini?

Jadi, bagaimana kalau kita ajak aja mas, mbak, om, tante yang datang aksi bhinneka hari ini, biar nanti tanggal 212 ikut bergabung juga? Kita kenalan, salam2an, dengan tetap menjaga kebersihan dan tidak merusak taman. Mau rujakan juga boleh  Tapi mohon maaf pakai uang sendiri yaa. Boleh nabung dari sekarang πŸ™‚

Iklan

2 comments on “Terlalu Murah

  1. nzulfah
    November 22, 2016

    Ikut aksi 411 kemaren, mbak?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on November 22, 2016 by in Curahan Hati.

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang pos baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 5.623 pengikut lainnya

My Posts

%d blogger menyukai ini: