berbagi cinta & makna

berbagi, berlari, hingga ajal menjemput diri

Teror dan Kematian

Mati itu tak mengenal agama mana. Semuanya menoreh luka bagi yang ditinggalkan. Saya pun pernah mengalami kehilangan putri. Sedih hati tentu saja. Butuh waktu cukup lama untuk mampu tersenyum lagi. Jadi saya bisa merasakan pedihnya orangtua intan, salah satu putri jamaah gereja oikumene di samarinda yg terkena bom. Semoga kesabaran terlimpahkan, bagi kedua orangtuanya.

Teroris (juga) tak mengenal agama. Paling banter mengaku-aku beragama. Tapi semua agama mengutuknya. Dan teror tak hanya bom, bunuh2an, termasuk juga kata2. Bahkan kalau di dunia anak, verbal abuse itu perlu diwaspadai daripada physical abuse. Karena dampaknya lebih ‘dalem’ tapi tak langsung kelihatan. 

Saya Islam. Saya mengutuk teror dari penista Quran karena kata2nya menciderai hati umat. Sama seperti sakitnya jika injil, wedha dll dinistakan. Anak kita saja dinistakan, orangtua yang sakit hati ndak keruan. Apalagi kitab suci. Saya juga mengutuk teror pembom yg mengatasnamakan agama. Itu bukan tindakan manusia beragama.

Intan, namamu indah. Kebahagiaan kini untukmu yg masih suci dan polos, ya nak. 

Dunia orang dewasa ternyata begitu rumitnya, nak..

*Rekam jejak peristiwa. Penistaan al-maidah 51, aksi 411, pemboman gereja oikumene di samarinda, 

Iklan

One comment on “Teror dan Kematian

  1. kunudhani
    November 21, 2016

    paling gemes klo ada orang ngelakuin kejahatan mengatas namakan agama 😦

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on November 21, 2016 by in Curahan Hati and tagged , .

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang pos baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 5.623 pengikut lainnya

My Posts

%d blogger menyukai ini: