berbagi cinta & makna

berbagi, berlari, hingga ajal menjemput diri

Dog Handler Muslimah, Profesi Langka Lho…

Emak atau mbak, takut sama anjing nggak? Saya termasuk yang takut bener sama anjing. Bukan hanya kebayang najisnya. tapi dengar gonggongan anjing tetangga aja sering kaget ‘mak jenggirat’, langsung lompat ke kursi 😀
Mas atau bapak gak saya tanya, karena biasanya lebih berani ngadepin anjing, meskipun dalam hati siapa tahu mungkin ada juga yang ‘ndhredeg’ kayak saya 😛

Nah kalau ketemu anjing di jalanan dan kebetulan ada anjing yang ngikutin, waduh jantung saya deg-degan nggak keruan. Merapal doa sambil gemetaran, juga mempercepat langkah. Itu doa juga kadang jadi maju mundur gak jelas, nyaris lupa doanya.
Jangankan anjing, ketemu angsa aja saya ngeper, buru-buru mengambil jalan memutar, takut disosor. Juga kalau ketemu ulat atau ular. Huaaa, bisa kebawa mimpi buruk itu 😦

dog handlerdog handler 3

Tapi, mbak satu ini lain dari yang lain lho. Justru tugasnya sehari-hari adalah menjadi DOG HANDLER, atau pawang anjing pelacak. Mbak Diana namanya, salah satu pegawai negeri sipil (PNS) yang bertugas menjadi dog handler di salah satu unit di Bea Cukai yaitu unit K9 atau unit anjing pelacak. Saya sendiri selama ‘main’ ke Bea Cukai (karena suami kebetulan satu corps dengan mbak Diana), belum pernah ketemu para anjing satuan K9 ini. Dan berharap tidak bertemu, lah. Tapi kalau rehat di salah satu wisma di sana yang disebut Wisma Anjing Pelacak, pernah sih. Rasanya sih aman, tak ada itu pasukan K9 yang berkeliaran 😀

Menariknya lagi, selain perempuan, mbak Diana juga muslimah lho. Tuh, kerudungan rapi kok 🙂
Terus gimana dong, kan kena air liur anjing termasuk najis berat. najis mugholadzoh kata pak kyai, yang membasuhnya harus dengan tanah dulu baru disusul dengan mencucinya 7 kali. Iya betul, dia tahu hukum itu kok. Dan itu bagian dari konsekwensi. Mba Diana bercerita, bahwa awalnya dia sempat ragu ketika akan ditugaskan di Unit K9. Wedew bagaimana ini kok disuruh pegang anjing? Teman-teman dekatnya juga banyak yang masih pro kontra soal menjadi dog handler ini. Tetapi keraguannya pupus saat diberikan arahan oleh seniornya yang dianggap cukup kapabel dalam ilmu agama, yang meyakinkan hatinya bahwa saat itu dia ditugaskan menjaga negara dari bahaya narkoba. Senior itu menasehatinya, “Semua dikembalikan pada niatmu untuk tugas ini. Yang penting asal saat kamu akan beribadah, kamu bersihkan semuanya”.
Sementara itu, tahu sendiri kan ya. Negara kita ini sudah masuk waspada narkoba. Namanya penyelundupan narkoba itu macam-macam caranya yang sudah bisa masuk negeri kita. Ada yang dimasukkan kompresor, bahkan dalam badan bayi yang dibuang isinya. Huaa. Nah, yang seperti ini tentu butuh penciuman tajam dari unit K9, kalau hidung orang manalah terlacak 😛

Selain najisnya itu sendiri, dalam fiqh juga dijelaskan bahwa, “Malaikat tidak masuk ke dalam rumah yang ada di dalamnya anjing dan gambar” (Muttafaq ‘alaih). Oleh karena itu, perlu diusahakan anjing berada di luar rumah. Untuk masalah ini tentunya tidak menyulitkan bagi mbak Diana. Lah kan unit K9 punya negara, masak iya anjingnya mau dibawa pinjam ke rumah meskipun saking sayangnya? 😀

Dari foto diatas kita bisa melihat yaa, kalau anjing juga makhluk Allah, yang bisa mengenali kasih sayang. Tatapan mata anjing dan mbak Diana itu lho… auranya berasa. Kelihatan kalau mbak Diana memang sayang pada anjingnya, dan anjingnya pun sayang dengan ‘pawang’nya.
Oh ya mbak Diana ini di rumahnya adalah seorang ibu-ibu biasa juga kayak saya, dengan 3 putra. Tentunya kalau sudah sampai rumah, ya kesan sebagai ‘dog handler’ ditinggalkan, menjelma menjadi ibu yang penuh kasih sayang 🙂

Saat saya tanya, gimana caranya kok bisa-bisanya nggak takut sama anjing macam begitu. (Anjing pelacak memangnya ada yang pudel yang so cute?). Anjing pelacak kan kesannya galak, hiks. Dia berkata, “Intinya hewan dapat melihat ketulusan hati kita, Bu. Dan dia dapat melihat setakut apa kita dengan mereka. Bila aura takut kita terbaca olehnya, maka mudah baginya untuk mengintimidasi kita…. hehehehehehehe…. Saya hobby semua jenis hewan…. include reptile”
Dan saya cuma bisa melongo…
Salut, salut…

Okey mbak Diana dan teman-teman di unit K9 lainnya, selamat bertugas mengamankan anak bangsa dari bahaya narkoba!
Meskipun mungkin akan dimutasi entah di unit mana selayaknya rotasi pegawai di kantor itu, tetap semangaadd!
Salam sukses selalu 🙂
dog handler 2dog handler  4

NB:
Terima kasih untuk pakde ardani untuk tangkapan lensanya yang indah.

Iklan

34 comments on “Dog Handler Muslimah, Profesi Langka Lho…

  1. Diana Anggraini Ramona
    September 10, 2015

    Terimakasih ibu….. bagus tulisannya, terharu…. kebahagiaan saya adalah saat orang sekitar saya menghargai walau setitik yang kami lakukan. ibu salah satunya. BIG HUGS…….

    • muktiberbagi
      September 10, 2015

      Sami2 mba diana
      Apa sdh mutasi, kok tadi sekilas lihat wall fesbuknya ga di K9 lagi?

      • Diana Anggraini Ramona
        September 16, 2015

        betul sekali bu mukti, saya sudah disana selama 7th, sudah waktunya regenerasi. tapi di unit kami tidak ada bekas handler yang ada Senior Handler, sehingga dimanapun kami berada kami tetap memiliki kemampuan yang sama, karna suatu saat bisa jadi kami dipanggil kembali oleh direktorat untuk turun ikut menjadi pelatih atau narasumber dalam pelatihan generasi2 handler selanjutnya.

    • Vita Masli
      September 10, 2015

      Hai Mba Diana.. aku jg muslimah berjilbab, pengen banget ‘temenan’ sama anjing cuma ya gitu, takut air liurnya trus gk bsa dibawa masuk ke dalam rumah. Kalo sudah pindah bagian, kangen ga ama ‘mantan’ co-workernya?

    • kika
      Desember 12, 2015

      Assalaamu’alaikum, mbak, apakah sy bisa minta kontaknya untuk liputan dengan Mbak Diana, untuk acara Ummat Transtv? Terima kasih

      • muktiberbagi
        Desember 12, 2015

        Waalaikumsalam. Bisa saya mintakan mbak kika. Tp mba diana skarang sdh ga tugas di unit itu sbenarnya. Blm lama mutasi

  2. Sianipar Rio
    September 10, 2015

    keren mbak Diana

  3. kania
    September 10, 2015

    inspiratif…setuju bngt dg ini “Intinya hewan dapat melihat ketulusan hati kita, Bu. Dan dia dapat melihat setakut apa kita dengan mereka. Bila aura takut kita terbaca olehnya, maka mudah baginya untuk mengintimidasi kita

  4. citramanica
    September 10, 2015

    Keren tulisannya…. seneng aku liat ada muslimah bisa jadi dog handler 🙂

    • muktiberbagi
      September 10, 2015

      Makasih mak citra. Samma aku juga baru tahu kali ini ada dog handler yg muslimah

  5. Lindaleenk
    September 10, 2015

    Inspiratif sekali
    Aku kadang suka anjing, tp kalau yg tingginya balapan sama badan sendiri ya tetep serem

    • muktiberbagi
      September 10, 2015

      Nah itu. Lihat doang sy udah merinding. Ngebayangin kalau dikejar 😀

  6. dweedy ananta
    September 10, 2015

    Dari kecil pengen pelihara anjing gara-gara koleksi buku Lima Sekawan u.u

  7. Tarry KittyHolic
    September 10, 2015

    saya juga takut anjing tapi pas kerja di Hong Kong malah disuruh merawat 2 anjing kecil. karena terpaksa jadi ga takut lagi dan menikmati pekerjaan saya itu.

    salut buat Mbak Diana….. 🙂

  8. Istiadzah Rohyati
    September 10, 2015

    Huaaaahhh emak kece ini Mbak Diana! :))))

  9. rayafr
    September 10, 2015

    Asalnya saya juga takut anjing, tapi setelah dalam perjalanan ada anjing kampung sebagai penunjuk jalan jadi ga takut lagi ^_^ ,,,,salut untuk mba Diana

    salam

  10. pipit
    September 10, 2015

    katanya anjing bisa deteksi kita takut apa nggak sama dia.. 🙂 btw mbak, bener gak sih anjing2 yang udah “pensiun” dari K9 itu disuntik mati karena pas hidup indra penciumannya diforsir?

  11. miyu
    September 10, 2015

    subhananallah, salut mabk diana…, eh iya bu, malaikat gak mau masuk rumah yang ada gambarnya… foto keluarga termasuk ya? jadi gak boleh?

  12. Molly
    September 10, 2015

    Sebagai pecinta hewan (termasuk anjing, terutama kucing) rasanya seneng banget baca cerita inspiratif begini. Profesi yang gak mudah dijalankan karena perlu ikatan batin yang kuat antara manusia dengan hewan ☺.

  13. Hastira
    September 10, 2015

    anjing itu gak selalu galak walau badannya besar, aku pernah mau nyuntik anjing herder dan dia tahu bakal disuntik, dia nyumput di kolong meja

  14. nyoman selem
    September 10, 2015

    Jempol untuk dedikasi kerja mbak Diana & K9’nya!!! semoga negara ini bersih dari narkoba ya…. Thx Mak sharing nya…

  15. Dzulkhulaifah
    September 11, 2015

    Jangankan deket2, diliatin sm anjing dari jauuuh aja saya udah menciut. Si Ibu Diana ini hebat banget. Salut… salut. Salah satu wanita perkasa di Indonesia nih 😛

  16. Merida Merry
    September 11, 2015

    Mba Diana keren banget, aku setuju mba, anjing itu paling tau dengan ketulusan hati orang di sekitar dia, karena anjing peliharaanku juga gitu mba, dia bisa beringas sama orang2 yang ga dia kenal, tapi sangat lembut dan bersahabat dengan kami sekeluarga, dia juga setia menemani kami disaat sdg berkerja di kebun. Semangat terus ya mbak 🙂

  17. ephy
    September 11, 2015

    Kereeeen…
    Kapan ya punya kesempatan berani pegang gukguk… 🙂 saya sih gak takut… cuma mikir najisnya aja. :p

    .salam.
    .phy.

  18. Ria Rochma
    September 12, 2015

    Sebenarnya aku penasaran mak, sama rutinitas mbak Diana menghilangkan najis setelah bersentuhan dengan anjing.
    Karir yang hebat, dengan tujuan yang hebat pula. Salut ya..

    • muktiberbagi
      September 12, 2015

      Monggo ditanya aja. Itu kan ngelink ke fesbuknya diana. Orangnya juga komen tuu di paling atasm Yg jelas tdk tiap bersentuhan dgn anjing pasti kena air liurnya. Yg kudu pakai tanah & sambung cuci 7x itu kalau kena air liur

  19. emalia
    September 13, 2015

    Penasaran aja, keseharian mbak diana, kl ?? shalat dhuhur repot ga sih? Secara beliau abis bercengkrama dgn anjing.

    • muktiberbagi
      September 14, 2015

      Setahu sy unit K9 tak brarti tiap hari bareng anjing terus mbak. Pas saat2 tertentu aja. Resiko pekerjaan kalau masalah bersucinya.
      Analog dgn orang yg rela ganti bis 3x untuk sampai ke kantornya tiap hari. Repot tapi ya dijalani aja 🙂 imho

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on September 10, 2015 by in inspirasi and tagged , .

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang pos baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 5.617 pengikut lainnya

My Posts

%d blogger menyukai ini: