berbagi cinta & makna

berbagi, berlari, hingga ajal menjemput diri

Petugas Penertiban Pungli

Minggu yang lalu, kami, ibu-ibu di komplek pondok cabe, piknik bareng ke salah satu objek wisata alam arah Sentul. Belum sampai lokasi, kira-kira masih 2 kilometer lagi, sudah dihadang segerombol anak muda. Sebagian naik motor. Mereka minta uang. Awalnya bilang seikhlasnya, untuk perbaikan jalan. Lama-lama ngitung jumlah penumpang, satu penumpang dikenai 20 ribu. Total yg ada di 3 mobil 16 orang, jadi minta 320 ribu. Dengan jaminan masuk ke lokasi wisata langsung, karena masih kepagian petugas tiket belum ada.

Eh, nggak lama kemudian di salah satu gerbang masuk lokasi, dicegat lagi sama penduduk. Yang ini tua-tua. Minta juga harga segitu. Kami berkeras bahwa duit sudah diserahkan ke anak-anak muda tadi. Yg tua-tua gak mau tahu. Wah gelagatnya rebutan pungli ini. Nah 3 ibu baju merah penanggung jawab tiap mobil yang sudah turun dari tadi, muncul tanduknya. Yang satu segera mencabut kunci motor anak muda tadi, jagajaga biar nggak bisa melarikan diri bawa kabur uang. Yang satu gebrak-gebrak kap mobil sambil kesel, kenapa jadi diminta lagi? Yang satu lagi nodong anak muda di motor, suruh balikin uang yang tadi dibayarkan. Tadinya cuma dibalikin cepek. Tagih lagi,”Balikin!” sambil melotot galak. Belum tahu yee, ibu2 pondok cabe mah preman2 😀

Kami tetap meminta tiket resmi, baru mau bayar. Dikasih juga tuh tiket, meski harga wiken maah jadi lebih mahal, per kepala jadi 30 ribu. Tapi kalau tiket resmi kan aman. Akhirnya masuk lokasi juga. Di depan petugas resmi kami juga complain. Mestinya kalaupun diserahkan pada warga oleh pihak perusahaan, ya yang tertib. Nggak saling berebut begitu. Bisa mati lama-lama objek wisata ini.

Sedih ya. Potret masyarakat kita. Bikin ktp aja ada pungli. Bilangnya seikhlasnya, tapi kalau dikasih dikit nggak sesuai harapan, minta nambah. Masuk ke lokasi wisata pun dipungliin.

Btw, jadi ingat film charlie angels. Tapi kalau yg ini pondokcabe angels *halah ga mecing blas*

Pondokcabe angels :D

Pondokcabe angels 😀

Iklan

4 comments on “Petugas Penertiban Pungli

  1. buzzerbeezz
    September 4, 2015

    Huhh.. aku sebel juga tuh kalau ada pungli di tempat2 wisata. Jangankan tempat wisata, di taman deket rumah aja sering ada gerombolan ABG tanggung yg nongkrong rame2 dan narik uang parkir. Lebih sebel lagi kalau mikirin duitnya dipake buat beli rokok, beli miras, dan hal2 gak berguna lainnya..

    • muktiberbagi
      September 6, 2015

      Iya betul
      Kudu digalakin emang. Makasih sdh mampir yaa

  2. Ratih
    September 11, 2015

    rmh mb di wisma mas ya ?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on September 3, 2015 by in Neguneg and tagged , .

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang pos baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 5.597 pengikut lainnya

My Posts

%d blogger menyukai ini: