berbagi cinta & makna

berbagi, berlari, hingga ajal menjemput diri

Beras Hitam, Beras Pusaka Para Raja

Sewaktu saya mulai mengenalkan ‘beras hitam’, banyak yang mengonfirmasi ulang, “Ketan hitam kali ya?”
Bukan, kawan. Itu dua benda yang berbeda. Ketan ya ketan, beras ya beras. Meski jarang kita jumpai, beras hitam itu ada. Kelangkaannya mungkin karena secara turun-temurun beras ini dianggap hanya khusus dikonsumsi untuk para raja. Bahkan, di Cina, nama lain dari beras hitam adalah forbidden rice, atau beras terlarang. Karena beras seperti ini hanya untuk kaisar dan keturunannya, tak diperkenankan untuk rakyat biasa.

Rupanya, budaya ini juga terbawa ke negeri kita. Dari sumber yang saya baca, kesultanan-kesultanan di Jawa seperti Cirebon, Yogyakarta masih mempertahankan olahan beras hitam ini untuk konsumsi sehari-hari. Geli sendiri malah pas baca, sampai-sampai di daerah lumbung padi tertentu, rakyatnya takut celaka jika makan beras hitam, dan petaninya pun takut dipenjara jika sampai menanam padi hitam.

Lalu, kenapa kok turun-temurun beras hitam menjadi andalan makanan pokok bagi para raja, khususnya di Asia? Bukan beras putih seperti yang dimakan rakyat kebanyakan? Ternyata, itu karena beras hitam memiliki banyak keunggulan yang tak dimiliki beras jenis lainnya. Berikut beberapa keunggulannya.

  • Mengandung antioksidan tinggi. Hal ini karena warna hitam pada beras tersebut berasal dari pigmen flavonoid yang dikenal sebagai antosianin, pigmen tanaman dengan sifat antioksidan yang kuat. Antosianin adalah pigmen yang sama yang memberikan banyak merah gelap (hitam/ungu) buah seperti blackberry, ceri tua, raspberry, dan dhuwet yang kaya warna dan manfaat kesehatan. Antosianin sedang diteliti untuk peran mereka dalam mencegah berbagai penyakit kronis termasuk kanker, diabetes, penyakit jantung, dan penyakit Alzheimer. Sebagian besar manfaatnya didapat karena senyawa antioksidan dan antiinflamasi.
  • Sumber yang baik untuk zat besi. Zat besi atau mangan membantu tubuh untuk menghasilkan energi dari makanan yang Anda konsumsi. Mangan juga merupakan komponen penting dari enzim dan antioksidan yang dapat melindungi tubuh dari kerusakan oleh radikal bebas yang biasanya terbentuk selama proses produksi energi. Jadi, daya tahan tubuh meningkat dan energi bisa digunakan lebih optimal.
  • Kaya dengan zinc. Mineral ini membantu mempercepat penyembuhan luka dan menjaga sistem imun berfungsi dengan baik. Zinc juga kaya akan antioksidan yang melindungi tubuh dari radikal bebas yang bersifat merusak sel-sel dan jaringan tubuh.
  • Mengandung vitamin B-6. Satu porsi nasi hitam, bisa memenuhi 23 persen kebutuhan harian dari vitamin B6. Jumlah itu yang memang diperlukan tubuh untuk menjalankan fungsi organ. Vitamin ini membantu menjaga keseimbangan dari pembentukan hormon serotonin (hormon pengatur mood), sel darah merah dan produksi sel-sel DNA.
  • Memiliki karbohidrat kompleks sehingga kita akan lebih cepat merasa kenyang. Sebuah studi di British Journal of Nutrition menemukan, mengonsumsi karbohidrat kompleks (kentang, oatmeal, beras merah atau beras hitam) bisa membuat kita kenyang hingga berjam-jam dan makan kurang dari 320 kalori per hari. Sedang beras putih termasuk yang memiliki karbohidrat sederhana, sehingga angka glikemiknya tinggi. Kandungan nutrisi dalam karbodihrat kompleks beras hitam adalah sebagai berikut: pati 75,5%, amilosa 22,9%, amilopektin 51,5%, betakaroten 804 mg/100rg, dan antosianin 393,9 ppm.
  • Memiliki kalori yang lebih kecil dari beras merah atau putih. Beras hitam berkalori 351 kcal, beras merah 352 kcal dan beras putih 357 kcal.
  • Memiliki serat sangat tinggi. Dari total jumlah kalori, terlihat sebetulnya antara beras putih, merah dan hitam tidak jauh bedanya. Tetapi, jika dilihat dari kandungan gizinya, beras hitam sangat unggul dalam serat (20,1 gram per 100 gram). Bandingkan dengan beras merah yang kandungan seratnya hanya 0,8 gr atau beras putih yang 0,2 gr.
  • Ekstrak beras hitam ditemukan sekuat resep obat simvastatin, obat yang digunakan untuk menurunkan kadar kolesterol. Efek ini timbul dari antosianin yang begitu melimpah di beras hitam.

Jadi, dapat dikatakan bahwa beras hitam ini memiliki banyak manfaat, misalnya.

  • Mencegah kanker, karena beras hitam memiliki kandungan antosianin yang tinggi. Berdasarkan banyak riset, antosianin ini merupakan salah satu antioksidan yang sangat kuat. Sebagaimana diketahui secara luas, zat antioksidan berperan aktif untuk mencegah penyakit kanker.
  • Mencegah diabetes, karena kalori yang rendah. Kandungan kalori ini berkaitan erat dengan indeks glikemik. Indeks glikemik merupakan angka yang menunjukkan seberapa besar suatu makanan bisa meningkatkan kadar gula dalam darah setelah dikonsumsi. Semakin tinggi indeks glikemik, maka makanan tersebut akan memicu kenaikan gula darah semakin tinggi pula. Sehingga beras hitam digolongkan sebagai pangan sehat dan dianjurkan bagi penderita diabetes.
  • Mencegah penyakit jantung. Beras merah memiliki kandungan serat yang tinggi. Ini terasa dari rasanya yang sedikit pera, tidak sepulen beras putih. Setiap makanan yang memiliki kadar serat tinggi tentu akan berperan aktif memelihara kesehatan jantung. Karena sifat anti-inflamasi dan menurunkan kolesterol dari antosianin yang ditemukan pada beras hitam, padi-padian ini dapat membantu untuk menangkis serangan jantung. Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Nutrition pada tahun 2008 menunjukkan bahwa ekstrak dari beras hitam saat diujicoba pada tikus membantu mencegah perkembangan plak aterosklerosis pada arteri utama dari jantung, jenis yang akhirnya akan menyebabkan serangan jantung. Ini juga menurunkan komponen lipid termasuk trigliserida.
  • Menurunkan Kolesterol. Nasi atau beras hitam, mengandung minyak yang bermanfaat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat. Maka dari itu, disarankan untuk menjalani diet beras hitam, merah dan gandum utuh dengan tujuan meningkatkan level kolesterol baik. Kita perlu menjadikan nasi hitam atau nasi merah sebagai makanan pokok dan sumber karbohidrat sehat untuk dikonsumsi setiap hari.
  • Obat anemia. Kandungan zat besi beras hitam tinggi mencapai 15,52 ppm. Zat besi merupakan salah satu unsur penting dalam pembentukan darah (hemoglobin). Karena itu makanan yang akaya akan zat besi sangat dianjurkan bagi penderita anemia.
  • Anti aging (anti penuaan). Hal ini masih terkait dengan antioksidan dalam beras hitam. Antioksidan diketahui juga berperan dalam memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak. Sehingga apabila sel-sel tubuh cepat memperbaiki diri, seseorang akan terlihat lebih bugar dan awet muda. Khasiat yang satu ini sangat dicari tentunya oleh kaum hawa, khususnya lagi para ibu paruh baya seusia saya. He.

Mungkin ada yang bertanya, enak nggak sih beras hitam? Memang sih, tak sepulen beras putih, tetapi lumayan lebih enak dari pada beras merah. Terus, memakan dengan beras hitam juga nggak perlu banyak-banyak. Cukup 2-3 sendok makan saja, pada jam makan, khasiatnya sudah sangat dahsyat untuk terapi berbagai penyakit. Total 1-2 kg beras hitam per bulan, sudah merupakan dosis yang memadai untuk menjaga kesehatan. Jean Chaland pun, leukemianya sembuh setelah mengkonsumsi 7kg beras hitam dalam waktu 3 bulan.

berashitam

Bagaimana cara memasak atau memakannya? Cara makannya pun bisa divariasikan, misalnya dimasak sebagai nasi biasa. Hanya untuk beras hitam perlu ditambahkan sedikit air agar tidak pera. Juga bisa ditambahkan perasan jeruk nipis atau agar-agar agar lembut. Bagi pemula, ada juga yang mencampurkan dengan beras putih biasa dengan perbandingan 1:4 (1 beras hitam 4 beras putih) atau sesuai selera. Bisa juga dicampurkan anatar beras putih, beras merah dan beras hitam organik. Jadi beras yang ramai rasanya πŸ˜€
Selain itu, beras hitam juga bisa dinimati sebagai minuman. Caranya, beras hitam disangrai, lalu diblender kering, dan campurkan dengan jahe atau kencur. Jadi minuman yang menghangatkan dan menyehatkan. Apalagi saat musim hujan.

Bagaimana dengan harganya? Memang harga beras hitam masih agak mahal. Apalagi yang jelas-jelas organik (bebas pestisida dan bebas pupuk urea serta dengan pengairan alami), dan diolah sebagai beras pecah klit, (bukan beras selepan yang kulit arinya sudah banyak terbuang berikut berbagai zat gizi utamanya), maka harga yang dibayar untuk beras hitam ini tak akan sia-sia. Nah kebetulan, beras hitam yang saya pasarkan ini memiliki 3 keunggulan tersebut. Sudah beras hitam yang memiliki banyak khasiat, organik pula, beras pecah kulit pula (iklan sedikit ngga apa-apa ya πŸ˜€ ).
Jadi, bagaimana. Penasaran mencoba khasiatnya?

Sumber
http://www.gerbangpertanian.com
http://www.berashitam.com.
http://www.wedangberashitam.wordpress.com
wikipedia
wolipop

Iklan

8 comments on “Beras Hitam, Beras Pusaka Para Raja

  1. Susindra
    Februari 6, 2015

    Beras in isulit banget dicarinya mbak. Cocok banget deh kalau disebut beras pustaka raja.

    • muktiberbagi
      Februari 7, 2015

      Hooh. Banyak yg pada nanya emang carinya dimana. Ini sy pas kebetulan aja ketemu petaninya

  2. Uniek Kaswarganti
    Februari 6, 2015

    Aku blm pernah liat ini di Semarang

    • muktiberbagi
      Februari 7, 2015

      Memang langka mak. Kalau di bogor ya adanya di marketnya ipb. Mubgkin kalau undip ada fak pertanian ada tu disediain

  3. @_menikdp
    Februari 6, 2015

    Ibu saya biasanya memasak beras hitam segenggam ditambah air(lupa seberapa hehe) trus airnya diminum,kadang ampasnya dimakan kadang dibuang ato dijadiin bubur mak πŸ˜€

    kata ibu saya,memang badan beliau trasa lebih ringan kalo rutin minum air rebusan ini (ibu saya termasuk obesitas dan asam urat).akhirnya kakak saya malah menyarankan untuk menanam sendiri saja,karena harganya memang agak mahal hehehe

    oiya,salam kenal mak hehe

    • muktiberbagi
      Februari 7, 2015

      Iya memang maho ini berasnya. Kalau bisa nanam sndiri okeh banget tuh mak. Kalau saya ga punya lahannya hiks

  4. Hastira
    Februari 6, 2015

    nah, aku sendiri belum pernah nyoba, tapi di bandung ada resto yg sudha menggunakan nasi hitam. jadi menunya nasi hitam , ayam bakar dlll

    • muktiberbagi
      Februari 7, 2015

      Mari nyoba bund. Ternyatah enak juga lho. Makasih yaa sdh mampir

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on Februari 6, 2015 by in kesehatan and tagged , , .

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang pos baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 5.617 pengikut lainnya

My Posts

%d blogger menyukai ini: