berbagi cinta & makna

berbagi, berlari, hingga ajal menjemput diri

Beli SmartPhone Oke, Beli Kambing Pegimane?

Harga Gadget/Laptop dibandingkan Harga Kambing

Harga Gadget/Laptop dibandingkan Harga Kambing

Foto ini menunjukkan nilai jual kambing dibanding peralatan hitec. Di Cina, sudah ada terobosan bisa beli peralatan hitec dengan barter pakai kambing (sila lihat di tautan ini).

Nah, kondisi untuk umat muslim (Indonesia), tentunya bisa kita balik: kalau beli hape smart aja dibela-belain, tapi beli kambing satu masih dipikir-pikirin, apa kata dunia?

Seperti tahun-tahun sebelumnya, ada beberapa daerah minus tertinggal yang bisa dibidik jadi sasaran tepat untuk penyaluran hewan qurban. Daerah sulit air yang ada di ketinggian pegunungan, dengan rerata penduduknya yang laki-laki adalah petani serabutan dan pembuat gula aren, sedang perempuannya banyak merantau menjadi PRT. Nama desanya kalau bisa saya sebut: Sudaraga, Pendem, dll. Desa-desa itu ada di Kab. Purworejo, kampung saya, yang menurut statistik adalah kabupaten termiskin di Jateng (tutup muka pakai panci). Desa-desa dimana mobil gak bisa melintas, motor pun bagi yang tidak ahli jangan harap lewat karena bisa terjungkal diatas jalan bebatuan terjal. Saya memilih jalan kaki saat berkunjung kesana.

Gagasan ini saya sounding beberapa tahun terakhir mengingat di kota2 besar qurban melimpah sehingga malah harus dilempar ke daerah-daerah di sekitarnya. Nah, jika kita bisa langsung mendatangkan kambing hidup ke desa tersebut dan biarlah mereka yang menyembelih dan membaginya, bukankah lebih tepat sasaran?

So, jika ada teman-teman (seperti tahun2 sebelumnya juga) ada yang mau menitipkan qurbannya ke desa2 minus tersebut, monggo inbox saya. Nanti foto mas kambingnya akan saya sampaikan pada pequrbannya., saat disampaikan pada masyarakat setempat.

Ohya, jenis kambingnya, kalau boleh dibilang, juga akan memberdayakan peternak setempat. Dengan mematok pada 3 tipe yaitu tipe A seharga 1,5 jutaan (dengan berat sekira 20 sampai 29 kg), tipe B dengan harga 2 hingga 2,5 juta (dengan berat 30 sampai 39 kg) dan tipe yang paling bagus yaitu tipe C harga 3 jutaan (dengan berat 40 sampai 50 kg). Biasanya, di desa tersebut juga diminta ongkos potong, yang tahun lalu sebesar limapuluh ribu per kambing.

Silahkan jika ada yang berminat, bisa hubungi saya di inbox facebook saya mukti amini atau tinggalkan pesan di twitter saya  @muktiamini 
…. dan  semoga berkah qurban kita 🙂

Iklan

12 comments on “Beli SmartPhone Oke, Beli Kambing Pegimane?

  1. Maskur
    September 11, 2014

    jleb

    • muktiberbagi
      September 11, 2014

      he. habis ini beli kambing yaa 🙂

      • Maskur
        September 11, 2014

        udah diminta anak2 beli sepeda 😦

      • muktiberbagi
        September 11, 2014

        wah 😀 semoga begitu qurban,nanti bisa beli sepeda yg lebih bagus pak. amiin 🙂

      • Maskur
        September 11, 2014

        udah nyepeda duluan

      • muktiberbagi
        September 11, 2014

        woo, yasud banyak2 doa aja smoga tahun depan KUDU BISA QURBAN 🙂

      • Maskur
        September 11, 2014

        amin

  2. Ping-balik: Sekilas Tentang Desa Minus nan Tandus: Sudaraga | berbagi cinta & makna

  3. Yuniar Khairani
    September 9, 2015

    Setuju Mak!

  4. Lestarie
    September 9, 2015

    Setuju 🙂

    Makasih sharingnya, Mbak 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on September 11, 2014 by in inspirasi.

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang pos baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 5.623 pengikut lainnya

My Posts

%d blogger menyukai ini: