berbagi cinta & makna

berbagi, berlari, hingga ajal menjemput diri

10 #TipsTilawahRamadhan Seri 2: MENCAPAI TARGET

Ini tentang #Tipstilawah lagi ya. Sebelumnya kita sudah bahas tentang cara mengusir ngantuk saat tilawah di sini, Juga tentang tips umum tilawah selama Ramadhan di sini.
Nah, kali ini tentang MENCAPAI TARGET KHATAM. Karena sering kali target yang kita canangkan tidak tercapai. Cara berikut mungkin bisa membantu.

 tilawah di mobil

  1.  Target besar perlu dibagi dalam target kecil-kecil, hingga harian. apalagi bagi muslimah yang ada masa haid (bagi yang meyakini tidak bisa tilawah pada masa itu), maka hari-hari haid perlu menjadi faktor pengurang. Juga hari-hari peak seperti jadwal mudik, dll. Cara menghitung target hariannya begini: Target berapa kali khatam dikalikan 30 juz, dibagi dengan 30 hari dikurangi faktor pengurang. Misalnya, target saya 5 kali khatam, dengan hari haid 7 hari dan hari mudik 2 hari (total 9 hari), maka hitungannya adalah: (5×30) : (30-9) = 7,14. Artinya target harian yang harus saya capai setiap hari adalah tilawah 7 juz lebih sedikit.
  2. Biasakan menepati target harian tersebut. Jika satu target harian tak tercapai, segera bayar pada hari berikutnya jangan ditunda, agar tak bertumpuk utang tilawah di hari-hari belakangnya.
  3. Manfaatkan ‘waktu semangat’. Tak kita pungkiri, seperti suasana masjid yang mendadak penuh jamaah taraweh pada awal2 ramadhan, di awal ramadhan juga kita memiliki semangat membara untuk beramal. Kita bisa manfaatkan itu untuk menggeber tilawah, sekenyangnya. Usahakan jauh melebihi dari target harian kita. Misalnya target harian seharusnya 7 juz, geber hingga 10 hingga 12 juz. Mumpung masih semangat, he. Biasanya di pertengahan kita agak melemah, jadi sudah punya ‘tabungan’. Tapi, biasanya pula, di akhir ramadhan semangat kita akan kembali menguat, terutama jika ikut iktikaf.
  4. Catat batas tilawah dengan baik, bisa disimpan di hape, di misscal, atau memo, sehingga tidak mengandalkan batas tilawah Quran di mushaf yang ada di rumah. Ini sudah saya bahas di trip dan trik tilawah itu.
  5. Pasang aplikasi Quran android di hape kita, dan gunakan seoptimal mungkin. Di kendaraan umum, juga di tempat yang pencahayaannya kurang, aplikasi hape ini akan sangat bermanfaat. Kan kadang kita malu apa gak enak hati ya buka mushaf di tempat umum, takut dikira sok alim gitu (lah padahal mah alhamdulillah dibilang sok alim, daripada sok kafir, he).
  6. Biasakan tilawah di berbagai kondisi, tidak harus sedang duduk tenang. Sedang berdiri di kendaraan pun sebenarnya bisa. Banyak orang bilang mata akan rusak jika kita baca di kendaraan. tapi kata dosen saya yang juga atlet taekwondo nasional, justru salah satu tes berfungsinya alat keseimbangan pada mata itu adalah mampu membaca sambil berjalan (atau di dalam mobil). Jika di kendaraan umum, kita bisa manfaatkan Quran android yang ada di hape, kalau segan atau ribet menggunakan mushaf.
  7. Cari sparing partner, biasanya akan membuat kita lebih bersemangat. Bisa dengan sesama anggota keluarga, bisa juga dengan teman liqo, atau teman dekat. Biasakan untuk saling mengecek, “Sampai juz berapa? dah khatam berapa?” Bisa juga dengan membentuk komunitas, seperti yang sudah saya rintis dengan teman-teman di Sekolah Tilawah Ramadhan. Sejauh ini, alhamdulillah, grup ini sangat membantu pencapaian target tilawah tiap kelompok (Di dalam grup dibagi dari kelompok 1 hingga 5, nama kelompok menunjukkan target khataman dan tiap kelompok ada 1 orang adminnya. Tiap anggota wajib memberikan laporan tilawahnya setiap hari di grup).
  8. Tilawah tak harus bersuara, apalagi dengan suara tinggi. Nyapekin, bikin serak. Suara secukupnya saja, jauh lebih lirih dari tilawah biasanya malah disarankan. Membaca itu aktivititas mata dan otak. Kecepatan cahaya jauh lebih cepat dari kecepatan bunyi. Jadi, membaca dengan gerakan bibir saja pun (bahasa jawanya: umak-umik), gak masalah. Memang ini akan riskan bagi yang tajwidnya masih berantakan, karena menjadi tidak ketahuan salahnya. Tetapi bagi yang sudah lancar tajwidnya, silakan saja.
  9. Jangan terperangkap pada ‘lagu dan irama’, seperti tilawah kita biasanya. Kalau di luar ramadhan targetnya kan memang hanya 1 juz sehari, jadi membaca dengan pelan dan lagu yang indah gak masalah. Tetapi, untuk Ramadhan, usahakan membaca dengan tempo yang lebih cepat, sekitar 1/2 jam untuk 1 juz. Caranya, ya pangkas lagu sebisa mungkin, datar saja yang penting tetap tartil. Atau kalau bosen datar, ya variasi. Kadang pakai lagu, kadang datar lagi.
  10. Manfaatkan sepuluh hari terakhir ramadhan untuk menggeber tilawah lagi, apalagi jika sambil iktikaf di masjid. Biasanya akan lebih terpacu. Sekali duduk bisa berjuz-juz dan dalam sehari bisa lebih dari 10 juz, semoga.

Sudah gitu aja, semoga bermanfaat buat semua dan kita semua dapat mencapai target yang kita canangkan 🙂

Iklan

2 comments on “10 #TipsTilawahRamadhan Seri 2: MENCAPAI TARGET

  1. andi
    Juli 16, 2014

    Terima kasih tipsnya. Masih jauh nih… Tanya dong, kalau dalam keadaan sudah batal wudlu di kendaraan umum, masih tetap boleh baca ya? Dulu selalu diajarinya bersuci sebelum baca qur’an….jangan2 salah kaprah nih?

    • muktiberbagi
      Juli 17, 2014

      tentang berwudhu itu memang banyak pendapat. tapi kalau saya mengambil pendapat bahwa mutohharun itu bukan ‘suci’ dalam arti wudhu, jadi bisa aja tilawah. diusahakan bukan mushaf langsung (yg ada terjemahnya atau gadget)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on Juli 14, 2014 by in Curahan Hati.

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang pos baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 5.623 pengikut lainnya

My Posts

%d blogger menyukai ini: