berbagi cinta & makna

berbagi, berlari, hingga ajal menjemput diri

SOUP IKAN PATIN ala TAKTAKAN

Pernah berkunjung ke Serang atau sekitar Anyer dan Merak? Mestinya akan lihat baliho besar soup ikan Taktakan yang ada beberapa cabang. Itu salah satu resto favorit saya kalau sedang pergi kesana. Nah, karena saya doyan bangrts sup ikan, dan gak bisa sering2 ke RM Taktakan, jadilah beberpa kali uji coba.Awalnya ya nggak pas rasanya. Lama2, makin mendekati rasa sup ikan resto itu. 

Bagi saya kayaknya kunci utamanya di kemangi, jahe dan cabe rawit. Ketiga bumbu ini kudu lumayan banyak biar sedeeep. 
Nah berikut resep gampangnya *ala chef bubrah tapi yaa 😀

Image
SOUP IKAN PATIN

Bahannya
ada 7 macam:
1. Jahe,
2. sereh,
3. daun jeruk,
4. cabe rawit,
5. tomat,
6. daun bawang,
7. kemangi.

Bumbu:
Standar ya, bawang putih, lada, bawang merah, garam

Caranya:
Bumbu nomor 1 sampai 4 dimasukkan saat air sudah mendidih, sampai kuahnya bau wangi. Setelah itu masukkan irisan ikan patin, sebentar saja. Setelah itu angkat, lalu bahan nomor 5-7 (belakangan tomat, daun bawang, kemangi) dimasukkan di darat saja, Maksudnya, saat kompor sudah dimatikan (tanpa api). 

Nah, segitu doang kok resep dari chef bubrahnya 😀
Lumayan lah dimakan saat batuk pilek kaya saya siang ini.
Ohya, karena sudah ada cabe rawit banyak (tanpa diiris) di sayurnya, sudah gak perlu sambal lagi. Tinggal cabe rebus itu digerus di piring, sebanyak kita suka. Jahe iris pun biasanya saya makan juga, Pokoknya kalau makan sup ikan ini , yang sisa bener-bener tinggal tulang ikannya doang!

Mau coba? Rasanya cetar membahana dah

 

 

Iklan

6 comments on “SOUP IKAN PATIN ala TAKTAKAN

  1. Inge Febria
    Februari 21, 2014

    wah, bisa dicoba nih..

    kalau sop ikan patin ala saya pernah saya tulis disini….. 😀

  2. catatantian
    Februari 21, 2014

    Duh jadi ngiler gini,, gampang yah cara buatnya, namun lebih gampang makannya deh 😀

  3. huwaaaaa jadi kangen serang kangen makan di sop ikan taktakan, dulu waktu masih kuliah di serang suka mampir kesana

  4. Roni Prapusu
    Desember 9, 2016

    Cleguks… nelen ludah deh kalo inget sup ikan Taktakan, kuahnya disruputin sampai tetes terakhir…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on Februari 21, 2014 by in Neguneg.

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang pos baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 5.597 pengikut lainnya

My Posts

%d blogger menyukai ini: