berbagi cinta & makna

berbagi, berlari, hingga ajal menjemput diri

Menyapa Empatpuluhdua

dari titik nol
garis bilangan itu makin memanjang ke kanan
menandakan tahun yang berbilang
mendekati titik penghujung,
entah kapan

bukan merasa tua
karena untuk semangat, harus merasa muda
namun pikir harus pandai mengurai tanda
tentang rambut yang mulai bertabur uban putih
tentang badan yang mulai meringkih
tentang ingatan yang kadang tak lagi jernih
mereka bagaikan dayang-dayang
yang siap mengantar tuannya
ke lubang keabadian

empatpuluh dua terbilang
sedikit waktu lagi tersisa
semoga selalu terjaga asa
mengumpulkan titik demi titik bara
mencurah bakti pada sesama
agar mampu kubawa lilin penerang
dalam sunyi sepinya kesendirian

…dan bila ada laku kata yang meluka
maafkanlah saya…

Gambar

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on Februari 17, 2014 by in Neguneg.

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang pos baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 5.597 pengikut lainnya

My Posts

%d blogger menyukai ini: