berbagi cinta & makna

berbagi, berlari, hingga ajal menjemput diri

Hafalan & PTN Favorit, Apa Hubungannya?

Gambar

Sebenarnya ini sudah saya share di status fesbuk. Tapi karena saya takut status itu kelelep, saya merasa perlu untuk mengolahnya menjadi artikel di blog sehingga lebih mudah untuk melacaknya kembali jika ada yang membutuhkan informasi tentang ini.

Cerita ini berawal saat kami mendaftar ulang duo Rin-Nin ke sebuah boarding. Rin masuk SMAITnya, Nin masuk SMPITnya. Alhamdulillah paket hemat, dalam satu boarding jadi manajemennya gak ribet2 amat, semoga. Nah, saat daftar ulang tersebut, guru di sana bercerita bahwa saat ini, banyak sekali kemudahan-kemudahan bagi anak-anak yang hafalan Qurannya memadai. Beberapa PT, termasuk PTN ternama, saat ini memberikan privilege pada anak muda penghafal Quran, baik hafal sebagian atau seluruhnya. UNS misalnya, menjanjikan: jika hafal 10 juz bisa masuk tanpa test, kecuali fakultas kedokteran dan… (apa lagi satunya, lupa) yang mensyaratkan 30 juz. Untuk dua fakultas itu selain tanpa test, juga bebas biaya, gratis tis sampai lulus. Wow.
Selain itu, saat Al-Kahfi menyelenggarakan Education Festival yang diresmikan gubernur Jabar, maka pak gubernur  saat itu  menyatakan: memberikan ‘hadiah’ bagi yg hafal 30 juz untuk masuk tanpa test dan beasiswa 4 tahun penuh di ITB dan IPB, plus beasiswa dari gubernur 10 juta. Salute for aher. Mungkin ini realisasi dari harapannya seperti yang dilansir di sini. Semoga kebijakan ini juga diiringi kebijakan yang lebih ‘lunak’ dari rektor ITB dan IPB, tidak hanya yang hafal 30 juz tetapi juga hafal 10, 15 atau 20 juz, seperti kebijakan Rektor UNS.

Selain itu, beberapa PTN yang menginduk ke Kemenag (UIN) juga ternyata telah lama menerapkan privilege semacam ini. Juga beberapa PTS yang basisnya Islam. Kebijakan yang bagus tentunya, meskipun saya nilai itu wajar banget lah. Kan mereka PT yang berbasis Islam, lah kalau tak memberikan apresiasi pada anak muda penghafal Quran, malah kebangetan namanya. Tetapi, saat kebijakan itu juga diberlakukan di PTN-PTN ternama di bawah Kemdikbud, tentu ini sebuah terobosan besar. Semoga kebijakan ini diikuti oleh PTN ternama lainnya. Apa kabarnya Rektor UGM, UI, Undip, Unsoed, USU, Unair, Unand, dan lain-lain? Saya menunggu dengan harap-harap cemas 🙂

Nah, untuk PTS berbasis Islam, yang saya dengar waktu itu antara lain Universtas Ibnu Chaldun Bogor, yang bahkan mengapresiasi anak yang baru hafal 2 juz untuk bebas tes masuk dan beasiswa di tahun pertama (kalau saya gak salah denger). Ini info baru saya dengar dari satu orang. Ada juga STEI Tazkia milik pak Syafii Antonio, yang juga memiliki kebijakan beasiswa bagi penghafal Quran. Tentu senang sekali jika ada yang mau menambahkan, atau mengoreksi?

Penasaran dengan berita ini, eh ada teman baik yang lalu membantu gugling berita-berita serupa. (terima kasih ya mas Harsono). Misalnya berita tentang UNS tadi, dapat disimak di sini. Sedang kebijakan rektor UII untuk para penghafal 30 juz dapat dilacak di sini. Selain itu, UIN Malang dan Unmer Malang juga memberikan beasiswa bagi penghafal minimal 10 juz, beritanya di sini dan disini.

Ohya, caranya bagaimana? Berdasar informasi dari guru yang selama ini menguruskan SMPTN ke UNS, pihak lembaga (SMA atau sederajat) harus mengirimkan syahadah (piagam) bukti jumlah hafalan anak tersebut kepada humas PT yang bersangkutan (bisa difax). Lalu anak mengikuti SMPTN seperti biasa, namun dengan perlakuan sebagai jalur undangan. Saya juga kurang paham, tapi saya rasa itu soal teknis yang bisa kita telisik ke PTN yang bersangkutan.

Semua berita di atas, tentu busyro, berita gembira yg luar biasa. Jaman saya SMA, kemudahan semacam ini belum ada (lah emang apal berapa juz? Wek ). Semoga makin memacu anak-anak kita utk menjadi generasi Rabbani, generasi yang mempelajari (dan menghafalkan) Quran lalu mengajarkannya. Allahu, mudahkan bagi kami dan keturunan kami untuk menjaga Quran di hati, lisan dan sikap kami.

Namun, ada juga yang berkomentar dengan postingan saya itu, “Lho, kok jadi menghafal untuk mengejar dunia?”
Eits, sebentar. Ini perlu dibahas. Saya memandang ini sebagai sebuah keberkahan, di antara sekian banyak keberkahan buat para penghafal Quran, baik di dunia maupun di akherat. Jika masalah mengejar dunia atau tidak, itu dikembalikan pada niat masing-masing. Sedangkan skup ibadah, aspeknya sangat luas. Bekerja mencari nafkah pun ibadah, jika diniatkan karena Allah dan tidak melanggar rambu-rambuNya. Lalu, apakah orang akan dikatakan mengejar dunia juga, saat dia mengharapkan upah setelah dia bekerja?
Jadi, jangan buru-buru labelling deh, mari dudukkan persoalan pada tempatnya 🙂

Aniwey, berita gembira ini pun saya sampaikan waktu saya menelpon Rin yang masih berada di boardingnya. Setiap menelpon, memang salah satu topik yang selalu dia bincangkan adalah masalah hafalannya, “Ibu, sekarang aku masuk surat ini, doain lancar yaa”
Saat saya ceritakan tentang kebijakan beberapa PTN ternama yang membebaskan tes masuk & beasiswa karena hafalan quran, dia sangat antusias,”Yang bener bu? Aku mauuuu!”

“Okey, kalau begitu lulus SMA nanti minimal 10 juz ya kak, biar bisa masuk tanpa tes”
“Gak ah, 15 juz aja. Bismillah semoga bisa”
“Lho, syarat UNS 10 juz kok”
“Kan kalau 15 juz ibu janji mau kasih hadiah umroh” (Oalah, kesitu to maksudnya)
“Okey, bismillah. Lebih dari 15 juz juga bagus. Apalagi 30 juz. subhanallah…”
“Hehe, gak tahu dah. Tapi dicoba”

Salah satu kebahagiaan orang tua adalah melihat anak-anaknya bersegera dalam kebaikan, termasuk dalam menjaga kalam-Nya, dengan berusaha menghafalnya. Maka, renungan bagi kita yang kini sudah beranjak menua adalah: Mencita-citakan menjadi hafidz/hafidzah bagi tiap individu, bukan tak mudah, namun harus terus diasah. Semoga kita semua juga memiliki cita-cita yang sama, yang entah tercapai pada umur berapa. Tapi paling tidak, sebelum ajal tiba.

——–
pamulang disela hujan, awal pebruari 2014
muktia farid @muktiamini

Iklan

19 comments on “Hafalan & PTN Favorit, Apa Hubungannya?

  1. Ping-balik: Hafalan & PTN Favorit, Apa Hubungannya? | The Actual News

  2. tatiek kusumo
    Februari 6, 2014

    Smg bermanfaat bagi yg membutuhkan informasi tentang kemudahan mendaftar ke PTN/PTS melalui jalur khusus. Salut buat mbak Muktia Farid, utk upayanya. Smg Allah membalasNya, amiiin YRA

    • muktiberbagi
      Februari 6, 2014

      amiiin, iya sama2 bu, semoga kita semua juga dimudahkan untuk berinteraksi dengan Quran:)

    • muktiberbagi
      Februari 12, 2014

      iya amiiin. waalaikumsalam

  3. ida nur Laila
    Februari 6, 2014

    bu Muktia, makasih ini manfaat bangets deh buat yang anaknya setengah lusin seperti saya. syukron.

  4. chery
    Februari 10, 2014

    Aslkm. Wr.wb
    Mba kl berminat dngn program beasiswa diatas dapat menghubungi kemana y? Trmksh infony
    Wassalam

    • muktiberbagi
      Februari 12, 2014

      waalaikumsalam. ke humas PTN tersebut aja mbak

  5. Keluarga Rizal,Muti,Rafan
    Februari 10, 2014

    Wah..bagus infonya mak 🙂
    Mudah2an anak saya juga nantinya bisa menyusul hafal berjuz-juz..bisa mengejar akhirat sambil dunia jg didapat..aamiin

  6. wihda mafazah
    April 27, 2014

    oh ya..
    saya pengeeen banget ikut program beasiswa kedokteran penghafal alquran itu. tapi kira2 saya lulus SMA masih berlaku ga?? soalnya saya masih kelas 1. trus bener2 free tanpa tes atau masih harus ada tes? kalo ada tes, insyaalloh akan saya persiapkan. mohon balasannya ya..

    • muktiberbagi
      Mei 8, 2014

      coba ditanya ke humas PTN nya aja mbak. yang sudah2 sih tanpa tes

  7. Zaenal Moi Taqin
    April 8, 2015

    tolong minta alamat FB nya agar bisa lebih banyak bertanya

  8. tangkas
    Juli 5, 2015

    Izin share

  9. itsnahm
    Juli 11, 2015

    Untuk bagian akhir tentang’mengejar dunia’, mungkin bukan seperti itu maksudnya. Menurut saya itu kemudahan bagi mereka penghafal Al Quran dimana urusan dunianya dimudahkan oleh Allah.

    Niat hati untuk menghafal itu masing2. Hanya Allah dan si penghafal yg tau 🙂

  10. Adnan Idris Kota Bima NTB 082339211312
    Januari 16, 2016

    Ini sebuah kemajuan besar buat bangsa besar ini memberikan sedikit harga bagi para penghafal al-Quraan, Allah pencipta Manusia dan seluruh Ilmu Kedokteran, Bahan bahan praktek kedokteran, dan jagad Raya ini memberikan Surga bagi Para penghafal Quran jayalah para penghafal Al-Quraan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on Februari 6, 2014 by in Curahan Hati and tagged .

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang pos baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 5.617 pengikut lainnya

My Posts

%d blogger menyukai ini: