berbagi cinta & makna

berbagi, berlari, hingga ajal menjemput diri

Indonesia Mengaji Bersama ODOJ

Gambar

ODOJ, komunitas yang cukup baru bergaung di dunia maya, baru bulan November lalu. Seperti pasta gigi yah? Tapi itu sebetulnya singkatan, One Day One Juz. Maksudnya? Iya, sebagai muslim, saya dan muslim yang lain sebenarnya punya kewajiban untuk mengaji, tadarus, tilawah Al-Quran, kalau bahasa Rasul, “… dan bacalah (khatamkanlah) Alquran dalam sebulan”. Nah kalau itu displit dalam sebulan (dipukul rata 30 hari), sedang quran ada 30 jus, jatuhnya jadi sehari wajib baca satu juz, Begitu.

Nah, kewajiban tilawah 1 juz tiap hari itu, bagi sebagian orang mudah saja. Bagi sebagian yang lain, luar biasa beratnya. Mungkin itu salah satu alasan mengapa komunitas seperti ODOJ ini penting. Dengan jumlah anggota per grupnya hanya dibatasi 30 orang (terpisah antara laki-laki dan perempuan), maka setiap harinya seorang anggota akan terkena beban tilawah 1 juz. Kalau semua baca dan menyelesaikan kewajibannya, setiap malam akan ada khataman Quran. Bagi yang karena sesuatu hal (sakit, udzur, dll) tak dapat menyelesaikan kewajibannya, maka dapat dilelangkan. Artinya diserahkan ke grup untuk dioper ke anggota lain yang mau mengambil alih.

Bagi kader tarbiyah yang sudah terbiasa bertilawah 1 juz per hari, tetap ada nilai positif mengikuti komunitas ini. Pertama, menyambung tali ukhuwah dengan saudara-saudara baru. Kedua, karena dianggap sudah terbiasa tilawah 1 juz/hari. kader selayaknya berinisiatif untuk jadi ‘tukang tadah’, siap menerima lelangan. Tentunya itu baru bisa dilakukan jika SBW (setoran bacaan wajibnya) sudah tuntas. Maka, perlu trik untuk sesegera mungkin menyelesaikan jatah bacaan sendiri, lalu berinisiatif mengambil lelangan tilawah. Siapa cepat dia dapat. Saya sendiri menyempatkan untuk menunaikan SBW pagi-pagi dalam sekali duduk, tilawah langsung 1 juz, dengan harapan bisa antisipasi kalau ada yang melelang. Apalagi untuk grup muslimah, 30 orang, biasanya selalu ada saja yang udzur bulanan. Artinya selalu ada bacaan yang dilelang. Malah kadang yang udzur bisa separuh anggota. Nah! Mari kita berlomba jadi ‘penadah’ 😀

Ohya, salah satu artis juga ikut ODOJ lho. Teuku Wisnu, rajin nyempetin tilawah di sela-sela kesibukan syutingnya. Di sini cerita lengkapnya. Nah masak kalah nih kita sama artis? 🙂

Hingga hari Rabu 18 Desember kemarin, komunitas yang baru seumur jagung juga belum ini telah memiliki anggota sebanyak 1.036 grup, dengan rincian 732 grup akhwat (perempuan) dam 304 grup ikhwan (laki-laki). Jadi, jika tiap grupnya ada 30 orang, maka jumlah anggotanya sudah sekitar 31.080 orang. Itu belum termasuk yang membuat grup ODOJ sendiri tanpa melapor ke pusatnya. Artinya, grup dijalankan dengan ide dari penggagas ODOJ, tetapi mungkin melakukan beberapa penyesuaian untuk kelompoknya sendiri. Sama lah seperti waktu anak saya yang masih kelas 6 SD, tadinya pengin ikutan ODOJ. Lah, baca 1 juz tiap hari dia masih terengah-engah. Namanya juga masih anak-anak. Belum baligh juga dianya. Sempat saya kepikiran, “Udah gini aja. Adnin bikin aja grup Setengah ODOJ”
Anak saya bingung, “Maksudnya?”
“Maksudnya yaa, kumpulin teman2 Adnin, bikin grup sendiri, terus tilawahnya satu hari setengah juz aja. Nanti khatamannya bisa dua hari sekali”
*Usul yang semoga gak disemprit sama penggagas ODOJ, pisss

Bagaimana? Mau mencoba sensasi rasanya berlomba-lomba tilawah sambil terus menyemangati? Mungkin ada baiknya simak dulu ya aturan jika kita sudah masuk jadi anggotanya. Begini nih ceritanya.

  1. Kegiatan Tilawah ODOJ dikoordinasikan oleh seorang admin.
  2. Admin bertugas menentukan nomer juz yang akan dibaca oleh masing-masing anggota.
  3. Setiap anggota akan mendapat 1 juz tilawah yang ditentukan oleh admin dan berurut juz untuk hari berikutnya. Contoh: bila hari 10 mendapat Juz 10 maka besoknya akan berlanjut ke Juz 11 dst. Ketentuan ini mungkin berubah bila ada perubahan jumlah anggota.
  4. Jika sedang haid melapor ke grup di pagi hari (atau segera setelah haid datang) agar jatah tilawahnya dapat dilelang ke anggota lain.
  5. Bagi yang telah menyelesaikan jatah juznya segera melapor ke admin, lalu berlomba-lomba mengambil juz lelangan.
  6. Batas laporan DONE adalah sebelum pukul 20.30. Jika ada anggota Grup ODOJ yang belum laporan/belum selesai tilawah 1 juz, maka sisa halaman akan dilelang ke anggota grup. Anggota grup yg mampu menyelesaikannya bisa segera konfirmasi.
  7. Pukul 21.30 diharapkan semua juz sudah DONE.
  8. Admin akan menyampaikan rekapan laporan ke grup dengan format yang telah ditentukan.
  9. Anggota yang sedang di Juz 30 jangan lupa membaca doa khatam AlQuran
  10. Jatah tilawah hari berikutnya dapat dimulai malam itu juga setelah semua juz DONE di grup.

Bagaimana caranya ikut? Bisa menggunakan fasilitas BB, WA, atau sms kok. (Saya sendiri menggunakan WA)

WHATSAPP
Nama_no.WA_lk/pr_WA
kirim ke: Ikhwan (0898 9221 587), Akhwat (0896 5493 9979)

BBM
Nama_pin_lk/pr_BBM
kirim ke: Ikhwan (0898 9221 587), Akhwat (0896 5493 9979)

SMS
Nama_no.hp_lk/pr_SMS
kirim ke: Ikhwan (0898 9221 587), Akhwat (0896 5493 9979)

Atau, gabung dengan cara sms ketik: DAFTAR ODOJ-NAMA-NO HP kirim k Ricky 0811806504 (L), Lisa 08119993387 (P)

Masih penasaran? Silakan aja buka alamat2 resmi media sosial ODOJ

Web: onedayonejuz.org
FB page: facebook.com/KomunitasOneDayOneJuz
Twitter: @onedayonejuz

Ohya, saya cuma anggota grup biasa di ODOJ. Bukan pengurus, agen atau admin (emang lo agen siapa? #eh). Tulisan ini sekedar testimoni, bahwa kebaikan kadang-kadang perlu dipaksa dan dilaksanakan secara berjamaah, dalam komunitas tertentu, agar lebih terpantau pelaksanaannya.

Iklan

6 comments on “Indonesia Mengaji Bersama ODOJ

  1. narinawati
    Desember 20, 2013

    emaakkk.. salam kenal..:-)
    saya juga gabung di ODOJ ni, alhamdulillah..
    bener2 setuju banget sama kalimat terakhir emak, kadang melakukan kebaikan pun butuh paksaan.
    Semangat terus emaakk 🙂

  2. admin @pkspiyungan
    Desember 21, 2013

    bisa dishare bu? 🙂 oh ya, nama ibu siapa ya? syukron. oh ya, balasnya ke email saya ya bu pkspiyungan@yahoo.co.id

  3. Raka
    Desember 21, 2013

    Bagus sekali Bu, apalagi kalau membaca itu dengan penuh kesadaran untuk memperoleh kepahaman, gak cuma kejar target 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on Desember 19, 2013 by in Neguneg.

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang pos baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 5.597 pengikut lainnya

My Posts

%d blogger menyukai ini: