berbagi cinta & makna

berbagi, berlari, hingga ajal menjemput diri

(Perempuan) Boleh Galaw & Kesel Kok, Asal…

Image

galau atau kesel bagi perempuan, wajar aja. namanya kehidupan, gak selalu manis dirasa. tapi, galaw atau kesal itu, gak harus diekspresikan dengan rentetan omelan. karena siapa pun yang mendengarnya, rasanya pekak telinga dibuatnya. seloroh ustadz saya di ma’had alhikmah dulu, “kok pada senang makan mercon ya?”

nah. duluuu, waktu saya remaja, suka lihat ibu saya betaaah bener nyabutin rumput liar di sekitar rumah. bisa duduk berjam-jam pakai dingklik disitu, berbekal pisau kecil. dan itu terjadi, terutama kalau tanggal tua
lalu bapak saya bisik2: “tuh, ibu lagi cari hiburan. mumet mikirin uang belanja” hihi jadi ngebayangin, makin susah rumputnya dicabut, makin terlampiaskan kali ya galawnya. mencabut rumput dengan penuh tenaga.

pernah juga dengar testimoni dari ustadz muallaf asal kalibawang, istrinya kalau galaw, pelampiasannya nyuci baju. sampai baju2 yg bersih di lemari pun dikeluarin, dicuci lagi. boleh aja, asal masih ada baju tersisa. jangan sampai suami jadi malu ke luar rumah, karena semua baju basah.

ada juga yang kalau galaw, hobi nyikat kamar mandi. kosek sana kosek sini, kamar mandi jadi bersih dan wangi. boleh banget, asal nyikatnya jangan pakai sikat gigi suami

ada juga yang kalau galaw, hobby ngepel atau bersih-bersih. ini juga oke. asik juga kan semua lantai jadi kinclong. asal gagang pelnya jangan ditaruh sembarangan, dan gak bolak-balik lantai dipel terus. nanti suami dan anak2 kayak disetrap di luar rumah, gak enak mau masuk karena lantai masih basah.

ada juga yg kalau galaw, hobbi nyapu halaman. katanya denger irama dari sapu lidi yang srak srek srak srek jadi hiburan sendiri. boleh banget, bakalan bersih deh halaman dan jalanan depan rumah. asal jangan diterusin motek-motekin sapu lidinya aja, terus disebar di jok mobil suami.

saya sendiri, dulu waktu remaja, kalau galaw hobinya naik sepeda, sendirian, tanpa teman. cari lokasi persawahan atau malah kuburan, terus duduk2 saja disitu agak lama. badan kena angin di tempat lapang seperti itu, jadi adem hati rasanya.

sekarang, di jakarta jarang nemu sawah. galawnya dioper kopling, jadi banyak nulis saja. jadi, kalau tiba2 saya banyak nulis, apa artinya? 😀

Iklan

4 comments on “(Perempuan) Boleh Galaw & Kesel Kok, Asal…

  1. Hanna HM Zwan
    November 12, 2013

    salam kenal mak..saya juga dulu suka galau,kl udah galau jalan2 deh 😀

    • muktiberbagi
      November 25, 2013

      salam kenal juga mak hanna. iya sama saya juga kadang jalan2 kok kalau galaw 😀

  2. indah nuria savitri
    November 12, 2013

    kalau galau, blog obatnya hehehe…aku juga begitu..salam kenal yaaa….

    • muktiberbagi
      November 25, 2013

      setujuuuu. saam kenal balik mak *jabat tangan & peluk

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on November 8, 2013 by in Neguneg.

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang pos baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 5.597 pengikut lainnya

My Posts

%d blogger menyukai ini: