berbagi cinta & makna

berbagi, berlari, hingga ajal menjemput diri

(Jodohku) akan Indah pada Waktunya

ini rangkuman serial status di facebook beberapa waktu lalu

Image

1. bahas pasca nikah sudah sering. padahal banyak perempuan yg mungkin layak usianya tapi #belumnikah. keinginan menikah ada, tapi belum juga ketemu jodohnya.

tak mengapa saudariku, kewajiban kita sebatas upaya. yang penting tak menolak fitrah, tapi juga tak harus bertarget kapan menikah. jangankan perempuan, lelaki pun tak kuasa bertarget serupa, kecuali sebatas rencana. siapa yang mampu melawan tadqir-Nya?

2. maka, jika ksatria yang dinanti itu belum datang juga, mari tetap tegakkan wajah. keshalihan tak pernah dapat diisejajarkan dengan sudah atau #belumnikah. tetap yg utama adalah akhlaq dan keluhuran budi.

kita tahu, ada maryam binti imran, perempuan mulia setara nabi, yg khusus disebut Rasul sebagai salah satu dari 4 perempuan terbaik di bumi. dan ia, tak menikah, meski memiliki bayi, atas kuasa-Nya.

3. mentargetkan sesuatu (seperti kapan nikah) yang di sana banyak faktor external berperan, itu hal yang tak mudah. seringkali malah membuat hati patah. padahal apa salahnya perempuan #belumnikah, jika dia tetap istiqomah. pun disertai doa dan upaya tak kenal lelah.

mungkin lebih baik, sambil terus berupaya dan berdoa, alilhkan pada target yang memerlukan kesungguhan pribadi, jiddiyah. seperti: peningkatan hafalan quran, peningkatan kulalitas keilmuan, perbaikan amal ibadah keseharian, atau ekspansi proyek amal. insya Allah jauh lebih berkah.

lalu, andai pun dia yang ditunggu tak datang juga hingga ajal tiba, toh di alam kubur juga gak ditanya kenapa #belumnikah πŸ™‚

4. jika perempuan matang #belumnikah, mari berupaya dan berdoa. salah satu upayanya adalah dengan cara ‘bertanya’ lebih dulu pada lelaki shalih yang mungkin namanya mulai tersimpan di hati. apa salahnya? malu, terkesan agresif? bukankah bunda Hadijah juga bertanya lebih dulu saat tertarik dengan pemuda Muhammad? berani bilang bunda Hadijah agresif? oh no!

tentu tak asal bertanya. ada etika, supaya izzah tetap terjaga,tak terendahkan martabatnya. seperti Hadijah, yang mengutus Maisarah, salah satu stafnya, untuk ‘penjajagan’.
juga kesiapan mental untuk mendapat jawaban yang tak sesuai harapan.

pun bagi saya, cara seperti ini jauh lebih elegan. daripada dipendam jadi penyakit di badan, atau jadi bahan kasak-kusuk di belakang. jawaban pasti, entah negatif atau positif, jauh lebih menenangkan.

5. pun jika sudah 1-2 kali dikenalkan dengan seorang lelaki shalih, lalu dia memutuskan untuk tak melanjutkan rencana sehingga akhirnya pihak perempuan #belumnikah juga. itu sama sekali bukanlah aib, bukan pula karena kita penuh kekurangan. bisa jadi karena justru banyak prestasi, sehingga lelaki itu mundur ‘ngeper’ ketakutan? πŸ™‚

yang jelas, menikah memang butuh kesamaan gelombang. cantik, pintar… itu relatif bagi tiap lelaki, dan kadang tak bisa dirumuskan formulanya. ditolak bukan berarti tak cantik atau tak pintar, apalagi tak shalihah. hanya memang belum jodoh saja.

tapi, jika terjadi penolakan beberapa kali dengan alasan yang sama (dari sisi kita), itu yang perlu kita evaluasi. lalu menemukan cara agar alasan serupa tak muncul lagi, jika berkenalan nanti πŸ™‚

6. salah satu bentuk upaya lain bagi yg #belumnikah, justru dgn membantu sesama (perempuan) yg belumnikah utk mendapatkan jodohnya. jika semua berprinsip sama, alangkah indahnya, smoga dimudahkan pula jodohnya.

dulu waktu saya #belumnikah, sempat beberapa kali ‘nyomblangin’ teman, juga binaan. rajin betul bertanya ada ‘stok’ gak ke bapak2 yg punya banyak ‘murid’. kenapa musti malu? bukan buat saya pribadi ini πŸ™‚

7. tentu seiring upaya, getarkan langit dengan doa senantiasa, agar masa #belumnikah tinggal cerita.

karena selain-Nya, hanya doa yang mampu merubah taqdir kita. entah apa yg tertulis disana, tapi jika sepenuh doa kita menghamba, jatuh belas kasih Allah pada kita, insya Allah.

sudah berdoa tapi #belumnikah juga? ya doa dulu, doa lagi, doa terus gak pake brenti & mutung ati (rada niru2 YM)

8. nyambung lagi yaa soal perempuan #belumnikah.
jika berdoa, salah satu cara berdoa yang efektif dan efisien adalahΒ justru dngan mendoakan orang lain. jadi, doakan teman2 kita yang belum nikah dan sudah ingin menikah, untuk segera mendapatkan jodohnya. maka, nantinya akan saling mendoakan antar kita. indahnya.

dengan berdoa untuk orang lain, insya Allah akan terkabul untuk saudaranya, juga untuk yang berdoa. ini janji-Nya. mari πŸ™‚

Iklan

5 comments on “(Jodohku) akan Indah pada Waktunya

  1. titintitan
    April 30, 2013

    jadi memang belum berjodoh. itu saja. ^^

    • muktiberbagi
      Mei 1, 2013

      titin: siapa itu maksudnyah? #eh

      • titintitan
        Mei 1, 2013

        ya yg harusnya berjodoh dg ku.
        blm berjodoh saat ini πŸ˜€

  2. edwinhayadi
    April 30, 2013

    kalo gitu bakal doain heru aja terus nih!

  3. Muktia Farid
    Mei 1, 2013

    bagusss! sekali doa dua bujang nikah kan jadinya? πŸ˜€

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on April 30, 2013 by in Curahan Hati.

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang pos baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 5.623 pengikut lainnya

My Posts

%d blogger menyukai ini: