berbagi cinta & makna

berbagi, berlari, hingga ajal menjemput diri

#Bicara tentang RIZKI

Ini sekedar mengumpulkan yang terserak tadi pagi yaa. Semoga bermanfaat πŸ™‚

Image

  1. jika rizki sebatas nominal, sedang pendapatan hari ini ada yg 8-10x lipat dibanding 10 tahun yl, mungkin sejak 10 tahun yl kita sudah mati kelaparan atau penyakitan kurang gizi πŸ˜€
    maka rizki juga kesehatan, yg seringkali tak berbanding lurus dengan ‘nilai gizi konvensional’ yg kita makan. karena, meski cuma makan nasi-garam, gizinya menjadi berlipat2 saat makanan itu didoakan & diiringi ketawakalan.
  2. riset membuktikan bahwa air zamzam memiliki ciri: ph alkali (9), antioksidan tinggi, & extrasmall molekul sehingga langsung terserap tubuh (mirip ASI). molekulnya yg heksagonal seperti berlian makin berkilau saat didoakan.
    kini saya tahu rahasianya, kenapa waktu dulu haji (2006) saat ada ‘musibah kelaparan arafah’ meski 2 hari tak makan & hanya minum zamzam, saya tak merasa lemas dan kelaparan πŸ™‚
  3. balita2 palestina itu, apa yg mereka makan sehari2? dari sisi kecukupan gizi konvensional, gak jelas blas. roti gandum kasar, atau apa saja, seketemunya.
    tapi, relatif sehat2 & kuat. berani ngelempar batu ke zionis, malah.
    jadi bukan soal makanannya, tapi keberkahan di balik apa yg mereka makan. keberkahan yg datang karena doa yg tak putus & heroiknya perjuangan.
  4. fenomena kebalikannya., meski rumah mewah magrong2, mobil berderet, logikanya menu makanan juga yg pilihan dong, gak nasi-garam. tapi, jika harta diperoleh dengan cara tak benar, tahu2nya malah sering masuk rumah sakit tuh. dan jangan lupa, makin tampak mewah tampilan seseorang, (seringnya nih) makin banyak utang πŸ˜€ kenapa? karena sistem perbankan kita masih mendukung hal yg demikian. tampang kucel sulit dapat pinjaman, meski usahanya jelas & jujur.
  5. kesehatan, juga berbanding lurus dengan cara perolehan harta, didapat dengan halal atau haram. uang panas yg dibelikan makanan bagi anggota keluarga, meski secara kasat mata memenuhi gizi keluarga, hakikatnya hanya menjadi bara panas di antara daging & darah. maka akibatnya terasa kemudian: pertengkaran suami-istri gak habis-habis, tahu-tahu anaknya kena narkoba, atau terpaksa MBA, dll. na’udzubillah.
  6. etapi bisa jadi, sudah jelas nggragas, hobi nyikat uang panas, tapi kok makin kaya, anak2nya baik2 aja, usahanya juga malah makin jaya? lho piye iki?Β  hmm,Β kalau yang ini justru harus lebih diwaspadai. namanya ‘dilenakan’ atau istidroj, dilimpahi kenikmatan dunia & ditunda siksanya di neraka, diakumulasi sekalian biar makin pedih karena sesatnya pekat. na’udzubillah mindzalik.

*sampun ah. pamit rumiyin mau makarya πŸ˜€

Iklan

One comment on “#Bicara tentang RIZKI

  1. edwinhayadi
    April 5, 2013

    mantabhs!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on April 5, 2013 by in Curahan Hati.

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang pos baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 5.623 pengikut lainnya

My Posts

%d blogger menyukai ini: